Yayasan Al Kautsar Lepas Siswa Pertukaran Pelajar ke Jepang

AL KAUTSAR Unggul Islami Global

Yayasan Al Kautsar melepas siswa SMA Al Kautsar, Muthie Nabilla Setyawan yang akan berangkat ke Jepang melalui program pertukaran pelajar Asia Kakehashi Project, pada 28 September 2021. Muthie Nabilla Setyawan akan belajar selama satu semester di Shinjo Higashi Senior High School, Provinsi Yamagata, Jepang. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang rapat Kantor Yayasan Al Kautsar, Jumat (24/9/2021), dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso, Sekretaris Yayasan Mariana, Kabid Pendidikan Rizal Effendi, dan Kepala SMA Eko Anzair. Sementara Muthie didampingi oleh orangtuanya, Feri Setyawan. Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso mengucapkan selamat kepada Muthie yang bisa lolos dan mewakili SMA Al Kautsar pada program pertukaran pelajar ke Jepang. “Ini menjadi kebanggaan yayasan Al Kautsar dan Provinsi Lampung. Saya hanya bisa bepesan mudah-mudahan Muthie bisa membawa nama baik Al Kautsar di sana, dan tularkan semangatnya kepada teman-teman lain agar bisa mengikuti prestasi seperti Muthie,” ujar Wagiso saat memberikan sambutan. Dia juga berharap, Muthie menuliskan pengalaman dan kegiatannya selama belajar di Jepang. Baik tentang pelajaran di sekolah Jepang maupun karakter dan budaya masyarakat Jepang dalam keseharian. “Muthie bisa menuliskan pengalaman-pengalaman selama di Jepang yang sangat luarbiasa itu, nanti akan kita upload ke web SMA atau Yayasan Al Kautsar,” tutur Wagiso. Dalam pertemuan ini, Muthie bercerita tentang proses seleksi yang cukup berat dan panjang menembus beasiswa program pertukaran pelajar Asia Kakehashi Project. Dia harus bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. “Ada lima tahapan seleksi, yaitu pendaftaran, wawancara, dinamika kelompok, seleksi tingkat nasional dan seleksi tingkat internasional. Alhamdulillah saya bisa lolos. Senang banget disupport oleh sekolah, yayasan, teman-teman. Sampai sekarang saya masih merasa unreal banget karena di usia 17 tahun bisa ke Jepang,” kata Muthie. Menurut Muthie, semua persiapan ke Jepang sudah lengkap mulai dari paspor, visa, sertifikat vaksinasi dan sertifikat bahasa Jepang. “Saat pendaftaran itu harus ada sertifikat bahasa Jepang, jadi saya ikut bimbel bahasa Jepang yang ada di Wayhalim, ini sudah sembilan ikut bimbel. Insyaallah untuk basic dan percakapan sehari-hari sudah bisa,” tuturnya. Muthie menjelaskan, dia berangkat ke Jakarta pada 28 September 2021. Di Jakarta, dia akan mengikuti karantina selama tiga hari bersama 31 pelajar Indonesia lainnya yang lolos program pertukaran pelajar ke Jepang. “Pada tanggal 30 September baru berangkat ke Jepang, di Jepang kami akan dikarantina di hotel selama dua minggu, setelah itu baru diantarkan ke daerah penempatan masing-masing,” kata Muthie. Di Jepang, lanjut Muthie, dia akan tinggal bersama house family dan mengkuti pembelajaran di Shinjo Higashi Senior High School baik pembelajaran dalam kelas maupun kegiatan ekskul. “Saya juga sudah mempersiapkan penampilan budaya di sekolah dengan menampilkan tari sigeh pengunten,” tuturnya. Menurut Muthie, setiap pelajar Indonesia di Jepang akan dipantau oleh seorang penanggungjawab yang merupakan volunteer dari lembaga Asia Kakehashi Project. Orangtua Muthie, Feri Setyawan mengucapkan terimakasih kepada yayasan Al Kautsar dan SMA Al Kautsar atas bimbingan kepada anaknya sehingga berhasil lolos program pertukaran pelajaran ke Jepang. “Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Kami mohon doa restu dari semua jajaran Al Kautsar agar dalam kegiatan pertukaran pelajar diberi kelancaran mulai dari berangkat hingga kembali lagi,” tuturnya.
Location

Jl. Soekarno Hatta (Depan Islamic Center (Rajabasa Bandar Lampung)

Jam Operasional

08.00 – 14.00 WIB
Senin s.d Jum’at

Contact us

0721 – 788 410
Email: perguruanalkautsar@gmail.com

Hubungi Kami Via Email