Wisuda SD Al Kautsar, Ike Edwin Puji Pendidikan Karakter di Al Kautsar

SD Al Kautsar menggelar Wisuda Purnawiyata Angkatan XXIII bagi 271 siswa kelas 6, Kamis (25/5/2023). Kegiatan wisuda bertema Membangun Generasi Tangguh, Kreatif, dan Berkarakter tersebut dilaksanakan di plaza SD Al Kautsar.

Acara dihadiri oleh para orang tua dan wali siswa, pembina, pengawas, dan pengurus Yayasan Al Kautsar, serta semua kepala unit di Al Kautsar.

Dalam sambutannya, Kepala SD Al Kautsar, Amat Zaki Mubarok, S.Pd., menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksanakan acara wisuda.

“Hari ini adalah hari yang mengharukan bagi kami. Tahun ini SD Al Kautsar melepas 271 siswa kelas 6 secara simbolis. Insyaallah semua siswa SD Al Kautsar yang telah menyelesaikan studi lulus 100 persen dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Amat Zaki.

Menurutnya, selama 6 tahun menempuh pendidikan di SD Al Kautsar, anak-anak yang dulunya masih kecil dan lucu kini telah tumbuh besar, mandiri dan kreatif. Bahkan, banyak siswa kelas 6 yang berprestasi di bidang akademik dan nonakademik baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

“Itu semua tentunya tidak lepas dari dukungan orang tua siswa dan wali murid semua. Kami mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Ibu wali murid, semoga Allah memberikan sebaik-baik balasan,” tuturnya.

Untuk para siswa yang lulus tahun ini, Amat Zaki mengucapkan terimakasih atas banyak kenangan yang telah dilewati bersama anak-anak.

“Kalian adalah anak-anak yang luarbiasa dan Bapak harapkan kalian menjadi anak yang tangguh, berkarakter baik, kreatif, serta sukses dunia akhirat,” ujarnya.

Sementara, penyampaian kesan-pesan dari orang tua siswa dan wali murid diwakilkan oleh Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, mantan Kapolda Lampung tahun 2016 yang merupakan orang tua dari Gusti Ayu Puan Azizia kelas 6 H SD Al Kautsar.

Ike Edwin menyatakan anak adalah investasi masa depan. Untuk itu, anak harus diberikan pendidikan terbaik dan berkualitas.

“Sekolah anak itu investasi masa depan. Kita mungkin tidak akan ikut menikmatinya, tetapi kita mencintai anak kita dan anak kita lah yang nanti akan menikmati hasil pendidikan ini di masa depan nanti,” kata Ike Edwin.

Menurut Ike, dia juga seorang pendidik yang telah lima kali menjabat kepala sekolah kepolisian, dan saat ini pun, walau sudah pensiun, dia masih mengajar sebagai dosen praktisi di Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila).

“Oleh sebab itu saya tahu betul bagaimana dunia pendidikan. Saya bilang sama istri saya sekolahkan anak kita di Al Kautsar,” ujarnya.

Dua anaknya menempuh pendidikan di Al Kautsar, anak pertama saat ini sudah kuliah di Unila, dan anak keduanya Gusti Ayu Puan Azizia lulus SD Al Kautsar tahun ini.

“Anak saya yang baru lulus SD ini masih mau di Al Kautsar, dia tidak mau pindah, jadi cinta betul dia sama Al Kautsar ini,” kata Ike.

Ike mengaku sempat menguji anaknya dengan menyatakan bahwa dia akan ikut diwisuda juga bersama anaknya hari ini karena dia sudah membiayai sekolah anaknya.

“Kata anak saya, Ayah boleh bayarin sekolah saya, itu kewajiban Ayah, tetapi Ayah tidak punya hak untuk diwisuda. Saya puji guru Al Kautsar, anak saya bisa membedakan hak dan kewajiban, inilah berkarakter,” tegasnya.

Dalam lagu hymne Al Kautsar, lanjut Ike Edwin juga terdapat syair pendidikan karakter, yaitu memberantas kebodohan dan membangun keimanan.

“Kesan saya luarbiasa. Saya memuji keberhasilan guru-guru Al Kautsar, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada guru-guru Al Kautsar,” tuturnya.

Selanjutnya, kesan dari perwakilan siswa disampaikan oleh Aizza Zahra Mahabbatul Aziz. Siswa berprestasi ini menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris.

Ketua Yayasan Al Kautsar, Wagiso dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur bisa melepas 271 siswa kelas 6 SD Al Kautsar. Sejak berdiri pada 1994, SD Al Kautsar telah meluluskan 7.299 alumni.

“Saya sampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada para orang tua wali murid yang mempercayakan anak-anaknya di SD Al Kautsar. Kami telah mengupayakan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi semua siswa,” kata Wagiso.

Peningkatan kualitas di Al Kautsar dilakukan melalui peningkatan kualitas SDM guru melalui Diklat dan beasiswa S-2, peningakatan mutu kurikulum pendidikan, serta meningkatkan sarana prasarana di lingkungan Al Kautsar.