Tiga Siswa SMA Al Kautsar Sumbang Medali Perunggu OSN Untuk Lampung

Empat pelajar perwakilan Provinsi Lampung meraih medali perunggu di OSN tingkat nasional yang digelar di Bogor, Jawa Barat, selama seminggu, 27 Agustus sampai 2 September 2023.

Dari empat pelajar yang menyumbang medali ini, tiga diantaranya dari SMA Al Kautsar, yaitu Frans Ronald Fahrezie meraih medali perunggu bidang Geografi, Shoofiyah Risani meraih medali perunggu bidang Kimia, dan Salsabill Nasya Edwin meraih medali perunggu bidang Kebumian. Sedangkan, satu siswa dari MAN Insan Cendekia Lampung Timur, Muhammad Naufal meraih medali perunggu bidang Kebumian.

Selama pelaksanaan OSN di Bogor, para siswa SMA Al Kautsar didampingi oleh Kepala Sekolah H. Eko Anzair, M.Si., dan para guru pembina olimpiade, yakni Guntur, S.Kom., Supardi, M.Pd., Yudi Antoni, S.Si., M.Mat., Warya Satar, M.Pd., dan Rr. Etty, PNW, M.Si.

Eko Anzair mengapresiasi perolehan tiga medali perunggu oleh siswa SMA Al Kautsar yang telah berjuang semaksimal mungkin.

“Alhamdulillah, tim OSN kami bisa meraih 3 medali perunggu dari empat perolehan medali perunggu tim OSN Lampung. Kami melihat sendiri bagaimana perjuangan anak-anak kami yang tidak kenal lelah siang dan malam. Selamat kepada anak-anak kami atas pencapaian prestasi ini,” ujar Eko Anzair, Sabtu (2/9/2023).

Lebih lanjut, Eko berharap, ketiga siswa peraih medali ini bisa sukses di pelatihan nasional (Pelatnas) nanti untuk seleksi mengikuti olimpiade tingkat internasional.

“Mohon doanya. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pembina, pelatih, dan dukungan Bapak-Ibu guru SMA Al Kautsar, pengurus Yayasan Al Kautsar, serta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung,” tutur Eko.

OSN SMA/SMK Tahun 2023 yang digelar Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) mengusung tema “Berprestasi Membangun Kolaborasi.”

OSN diikuti oleh 900 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia. Ada sembilan bidang yang dilombakan, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Sementara, Koordinator Guru Pembina Olimpiade SMA Al Kautsar, Guntur menjelaskan, tahun ini merupakan perdana dilaksanakannya OSN secara luring sehingga euforianya terasa sekali.

“Mental anak-anak sangat diuji, banyak yang sudah siap secara materi, tapi nervous saat lomba sehingga anak-anak belum berhasil meraih medali emas. Persaingan juga luarbiasa ketatnya, tim dari provinsi lain mempersiapkan diri sangat matang,” ujar Guntur.

Menurutnya, peraihan medali perunggu oleh tiga siswa Al Kautsar juga tidak mudah. Mereka telah berusaha dan berlatih secara maksimal. Guntur berharap, di tahun depan, siswa SMA Al Kautsar bisa meraih medali emas kembali.

dody wahyudi

Avatar