Search for:

UAZ Al Kautsar Gelar Dakwah Keliling Peringati Maulid Nabi

Unit Amil Zakat (UAZ) Yayasan Al Kautsar melakukan dakwah keliling ke Masjid Jabal Rohmah, Perum Bukit Bilabong Jaya, Langkapura, Bandar Lampung, Senin, 24 Agustus 2026.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa, 25 Agustus 2026.

Kepala UAZ Yayasan Al Kautsar, Safrudin Saad, mengatakan pada kegiatan dakwah di Masjid Jabal Rohmah tersebut, pihaknya menghadirkan Ustadz Ahmad Mudatsir yang menyampaikan ceramah dengan tema “Nabi Muhammad Shalallahu‘ alaihiwasallam Teladan Kami: Cerdas, Jujur, Amanah, dan Fathonah”.

Al Kautsar Lepas Tim LCC, LDBI dan NSDC Berlaga ke Nasional

Yayasan Al Kautsar bersama unit SMA melepas tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI, Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) yang mewakili Lampung di tingkat nasional.

Prosesi pelepasan digelar di aula Kantor Yayasan Al Kautsar, Kamis, 20 Agustus 2026. Hadir Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso didampingi jajaran pengurus, dan Kepala SMA Al Kautsar Eko Anzair bersama perwakilan guru.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Kautsar, Wagiso, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh para siswa SMA Al Kautsar.

“Suatu kebanggaan bagi kita bahwa pada tiga ajang bergengsi, hanya tim SMA Al Kautsar yang menjadi delegasi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional, yaitu LCC 4 Pilar, LDBI dan NSDC nasional,” kata Wagiso.

Dia berpesan kepada semua tim untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin, baik persiapan materi, juga persiapan mental dan menjaga kesehatan fisik.

“Ikuti perlombaan secara maksimal dan penuh percaya diri, semoga nanti kalian semua meraih hasil terbaik membawa pulang medali mengharumkan Al Kautsar dan Lampung di kancah nasional,” kata Wagiso.

Sementara itu, diwawancara terpisah, guru Bahasa Indonesia SMA Al Kautsar, Septinah Welasih mengatakan kompetisi LDBI dan NSDC tingkat provinsi berlangsung pada 4-5 Juli lalu dengan total peserta sebanyak 234 orang.

“Beberapa tema debat yang diberikan panitia adalah tentang hubungan romantis, kebijakan nasional, dunia baru (feminis), hubungan internasional, dan filosofi,” kata Septinah.

Menurutnya, tim LDBI dan NSDC berhasil meraih juara satu tingkat provinsi dan menjadi delegasi Lampung ke nasional.

Tim LDBI terdiri atas Azzahra Syifa Salsabila, Akhdan Khosyi Ascarito, dan Nabilah Putri Abrina. Sedangkan tim NSDC adalah Keisha Maharani Calerista, Syifa Efendi, dan Chantika Putri Santiki.

“Kedua tim SMA Al Kautsar ini akan mengikuti lomba debat tingkat nasional pada 31 Agustus sampai 6 September secara daring,” kata Septinah.

Sementara, guru pembina LCC, Mustakim mengatakan LCC 4 Pilar tingkat provinsi telah dilaksanakan pada 17-19 April lalu. Terdapat 10 peserta yang berkompetisi pada ajang yang diselenggarakan oleh Badan Sosialisasi MPR RI tersebut.

“Lomba Cerdas Cermat 4 pilar MPR RI bertujuan untuk membumikan nilai- nilai 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka tunggal Ika dan NKRI,” kata Mustakim.

Materi yang diujikan di LCC berupa pemahaman 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD NRI tahun 1945, Bhinneka tunggal Ika dan NKRI.

Tim Al Kautsar berhasil meraih juara I dan mewakili Lampung ke nasional untuk berlaga dengan tim-tim terbaik yang menjadi perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kompetisi tingkat nasional akan berlangsung pada 21 sampai 29 Agustus 2026 di gedung Nusantara MPR RI,” kata Mustakim.

Tim LCC terdiri dari Alif Rizki Ananda, Akhdan Khosyi Ascarito, Azzahra Syifa Salsabila, Chantika Putri Santiki, Rizky Adhi Pratama. Lalu, Kaela Zahira Tanjung RM, Shazia Elvaretta Haryono, Anargya Yahya Ayyash, Annisa Ziy Aliya, dan Aqila Sakhi Rinaldirangga.

“Para siswa ini akan dibimbing secara intensif untuk mematangkan persiapan menuju nasional, seperti pendalaman materi-materi yang telah di tetapkan oleh penyelenggara, hafalan, kekompakan tim ataupun strategi dalam berlomba,” tutur Mustakim. 

Tiga Siswa SMP Al Kautsar Wakili Lampung ke OSN Tingkat Nasional

Tiga siswa SMP Al Kautsar dinyatakan lolos OSN tingkat provinsi dan melaju ke tingkat nasional mewakili Lampung. Ketiga siswa tersebut adalah Alfan Dhama Putra (Bidang IPA), Jusuf Mikka Andwi Dharma (Bidang IPA), dan Muhammad Gibran Aria Wardhana (Bidang IPS).

“Alhamdulillah, tiga delegasi SMP Al Kautsar berhasil lolos pada OSN tingkat provinsi dan melaju ke final OSN tingkat nasional mewakili Provinsi Lampung,” ujar Kepala SMP Al Kautsar, Rudiyanto, Kamis, 13 Agustus 2026.

Read More

Enam Siswa Berlaga di OSN Provinsi, SMP Al Kautsar Targetkan Melaju ke Nasional

Enam siswa SMP Al Kautsar berhasil meraih juara di OSN tingkat kota dan berlaga di ajang tingkat provinsi pada 23 Juli 2026 lalu. Pengumuman para pemenang dilakukan pada 12 Agustus 2026 dan akan menjadi delegasi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Al Kautsar, Desy Apriana mengatakan, enam siswa yang berhasil melaju ke OSN tingkat provinsi adalah Fadhil Muhammad Rasyid dan Karan Aji Raserendra untuk bidang Matematika.

Lalu, Jusuf Mikka Andwi Dharma dan Alfan Dhama Putra pada bidang IPA, serta Muhammad Gibran Aria Wardhana dan Alquinsha Labibah Fahlevi untuk bidang IPS.

Menurut Desy, menjelang laga tingkat provinsi kemarin, keenam siswa tersebut telah mengikuti pembinaan intensif dan karantina selama 10 hari untuk belajar bersama pelatih yang kompeten di masing masing bidang pelajaran. Beberapa pelatih merupakan mendalis nasional di bidangnya.

“Siswa sudah mendapatkan pembinaan yang maksimal dan memberikan kemampuan terbaik, semoga nanti juga bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” harap Desy.

Sebelumnya, di OSN tingkat kota, terdapat 12 siswa SMP Al Kautsar yang mengikuti tiga bidang yang dilombakan, yakni Matematika, IPA dan IPS. Para siswa yang mengikuti olimpiade ini telah mengikuti pembinaan rutin sejak Januari-Mei dari para pengajar profesional.

OSN Kota digelar secara online pada 11 Juni lalu dengan jumlah peserta sekitar 300 orang yang berasal dari pelajar SMP sederajat di Bandar Lampung.