Ratusan peserta bersaing ketat untuk masuk ke jalur unggul dan Plus SMP dan SMA Al Kautsar. Peserta tes SMA tercatat sebanyak 505 orang, dan jenjang SMP 201 orang. Pelaksanaan tes dilaksanakan selama tiga hari, Jumat-Minggu (3-5/2/2023), di laboraturium komputer Al Kautsar.

“Persaingan di jalur kelas unggul dan plus sangat ketat, terutama jenjang SMA yang pendaftarnya mencapai 505 orang, sementara kuota kelas unggul hanya satu kelas, begitu juga kelas plus satu kelas,” ujar Rizal Effendi, Jumat (3/2/2023).

Menurut dia, pada tes tertulis jalur unggul ini, peserta diuji dengan mata lima mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), matematika, dan Bahasa Indonesia.

Usai tes tertulis, peserta langsung mengikuti tes wawancara minat dan bakat. Pengumuman kelulusan akan dilaksanakan Selasa (7/2/2023). Pada hari tersebut, peserta yang dinyatakan lulus, dapat langsung melakukan pendaftaran ulang sampai hari Jumat (10/2/2023).

Rizal mengatakan, usai seleksi jalur unggul, SMP Al Kautsar masih membuka pendaftaran Kelas Tahfidz sampai dengan tanggal 8 februari, dan PMB SMP dan SMA kelas reguler mulai 18 Februari hingga 8 Maret. Beberapa persyaratan pendaftaran melampirkan fotokopi rapor lima semester terakhir, fotokopi kartu keluarga, pas foto hitam putih 3×4, struk gaji, serta mengisi dan membayar formulir pendaftaran.

“Bagi para orang tua yang ingin memasukkan anak mereka ke Al Kautsar, nanti bisa melalui jalur kelas reguler yang mulai dibuka pada 18 Februari,” kata Rizal.

Menurutnya, Al Kautsar tidak hanya memiliki keunggulan dan segudang prestasi di bidang akademik dan nonakademik, dan fasilitas yang lengkap. Namun juga menerapkan kurikulum nasional dan kurikulum merdeka sesuai kebijakan Menteri Pendidikan Nasional, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta kurikulum khas Al Kautsar yang bertujuan untuk menciptakan insan yang beradab dan berakhlaqul karimah untuk dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari di rumah dan di tengah masyarakat.

Yayasan Al Kautsar Lampung

Avatar