Tim UKS Gresik Studi Banding ke SD Al Kautsar

Tim Pembina UKS Kabupaten Gresik, Jawa Timur melakukan studi banding ke SD Al Kautsar, Kamis lalu (9/11). Rombongan terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Tim Penggerak PKK Kabupatan Gresik. Turut mendampingi Tim Pembina UKS Kota dan Provinsi Lampung.

Kepala SD Al Kautsar, Yus Indra mengatakan tujuan kunjungan tim UKS dari Kabupaten Gresik ini dalam rangka studi komparasi karena Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang aktif menjalankan program UKS. Hal ini dibuktikan dengan peraihan juara pada lomba sekolah sehat tingkat nasional sejak 2009.
Para tamu dari Gresik disambut dengan atraksi drumband, gamolan Lampung, tari, wushu, penampilan dai cilik serta dokter cilik yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler berprestasi hingga ke tingkat nasional. “Alhamdulillah, untuk tahun ini, SD Al Kautsar meraih juara I Lomba UKS Tingkat Nasional kategori Perkotaan. Penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta tiga bulan lalu,” kata Yus Indra.
Menurut Yus Indra sejak meraih juara UKS tingkat nasional, SD Al Kautsar sering mendapatkan kunjungan tim studi banding. Bahkan, dalam waktu dekat akan ada kunjungan lagi dari tim UKS Jawa Barat.
Tim UKS Gresik meninjau sarana pendukung UKS, kantin sekolah, perpustakaan, kebun toga, serta mengamati aktifitas warga sekolah. Ketua Rombongan, dr Ratna mengatakan SD Al Kautsar menjadi salah satu tujuan studi banding karena mendapat informasi dan berita tentang SD Al Kautsar yang penuh prestasi. “Ternyata apa yang kami bayangkan sebelumnya lebih hebat dari kenyataannya. Sejak memasuki sekolah ini, aura UKS berasa sekali mulai dari lingkungan, sarana, guru, dan siswa sudah mendarah daging menjadi prilaku hidup sehat dan bersih,” ujar dr Ratna.
Menurutnya, program-program UKS di SD Al Kautsar juga sangat bagus dan berjalan dengan sangat baik. Dukungan pemerintah juga dinilai sangat luar biasa. “Kami kesini di suruh Pak Bupati melakukan ATM, yaitu amati, tiru, dan modifikasi untuk dibawa dan diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bidang Kesiswaan SD Al Kautsar Sugeng Priyono mengatakan tim UKS SD Al Kautsar memiliki enam program unggulan yaitu bidang kerohanian, dokter cilik, polisi kebersihan, keolahragaan, seni budaya, dan partisipasi pihak ketiga. Dia mencontohkan program polisi kebersihan melibatkan 180 siswa atau 10%  dari total siswa SD Al Kautsar. Polisi kebersihan ini bertugas memberikan penyuluhan tentang kebersihan kepada teman-teman sebayanya, selain itu juga menindak atau memberi sanksi bagi siswa atau warga sekolah yang melakukan pelanggaran. “Itu ada aturannya, misalnya membuang sampah tidak pada tempat sampah akan disanksi hapalan ayat tertentu atau membaca Alquran,” kata Sugeng.
Dia mempaparkan, secara prosedur, polisi kebersihan akan mengeluarkan kartu pelanggaran untuk siswa tersebut dan memberikannya kepada wali kelas. Selanjutnya, wali kelas yang memanggil siswa yang melakukan pelanggaran dan memberikan sanksi berupa hapalan ayat Alquran.
UKS SD Al Kautsar juga menjalin kerjasama berkelanjutan dengan Puskemas Rajabasa Indah, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Provinsi Lampung, Kemendikbud melalui Program Pendidikan Keluarga, serta Program Nestle Healthy Kids yang bekerjasama dengan PT Nestle. “Melalui kerjasama PT Nestle ini siswa mendapatkan wawasan tentang nutrisi, serta pemanfaatan sampah menjadi barang berguna seperti tas, hiasan, dan lainnya,” kata dia.
FOTO : Tim UKS Kabupaten Gresik yang melakukan studi banding ke SD Al Kautsar disambut dengan tari sigeh pengunten oleh tim sanggar tari SD Al Kautsar, Kamis lalu.
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *