Sujud Syukur Hiasi Pengumuman UN Al Kautsar

Masjid Nurul Ulum, Islamic Centre Bandar Lampung diwarnai dengan sujud syukur 309 siswa SMA Al Kautsar yang mengikuti pengumuman kelulusan ujian nasional (UN), Kamis (03/05/2018). Siswa kelas XII yang datang sejak pagi ke sekolah diminta berkumpul di Masjid Nurul Ulum untuk mendapatkan tausiyah sebelum kelulusan UN diumumkan.

Kepala SMA Al Kautsar, Eko Anzair mengatakan tiga tahun yang lalu, para siswa baru juga berkumpul di Masjid Nurul Ulum untuk mengikuti rangkaian kegiatan pesantren kilat, dilanjutkan dengan orientasi disiplin siswa, di kelas berikutnya mengikuti orientasi prestasi siswa. “Semua tahapan dan kegiatan SMA Al Kautsar telah kalian lalui dengan baik,  dilatih kemampuan akademiknya, mentalnya, kedisiplinannya, ibadahnya dan akhlaknya, dan saat ini kalian akan melihat hasil pengumuman UN,” ujar Eko saat memberikan sambutan.

Menurut Eko, tahun ini menjadi tahun bersejarah bagi SMA Al Kautsar karena berhasil mewujudkan salah satu cita-cita dan harapan pendiri sekolah Al Kautsar yaitu menjadi sekolah terbaik dengan meraih nilai rata-rata tertinggi UN untuk jurusan IPA dan IPS di tingkat kota Bandar Lampung. Bahkan, siswa Al Kautsar atas nama Rana Shofwatul Islam meraih nilai UN tertinggi untuk jurusan IPS di tingkat Provinsi Lampung.

“Satu lagi yang membanggakan, lima dari siswa jurusan IPS masuk dalam 10 besar nilai UN tertinggi di Kota Bandar Lampung. Insya Allah nanti pihak yayasan akan memberikan reward bagi siswa-siswa berprestasi ini,” ujar Eko.

Eko juga memaparkan, ada 76 siswa yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur non tes. Bagi siswa yang belum diterima di perguruan tinggi dapat mengikuti jalur SBMPTN yang akan dilaksanakan pada 8 Mei mendatang.  “Bagi kalian yang sudah diterima lewat jalur non tes wajib melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 6 Mei dengan membawa surat keterangan lulus yang nanti bisa langsung diurus usai pengumuman ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso menyatakan bangga dengan peraihan prestasi SMA Al Kautsar pada UN tahun ini.  “Nilai rata-rata UN itu menunjukkan prestasi rata-rata, mencerminkan kualitas secara umum siswa-siswa Al Kautsar, artinya siswa-siswa SMA Al Kautsar berprestasi semua, bagus semua,” ujar Wagiso.

Dia mengingatkan para siswa untuk tidak konvoi di jalan dan mencoret-coret seragam sekolah untuk merayakan kelulusan. “Kita merayakan pengumuman ini dengan sujud syukur. Tidak ada coret-coretan dan konvoi sepeda motor di jalanan. Itu bukan cerminan siswa Al Kautsar. Bagi lulusan yang ingin menyumbangkan buku-buku yang sudah tidak dipakai boleh sumbangkan ke sekolah,” kata Wagiso.

Wagiso juga juga memaparkan perbedaan sistem pendidikan di sekolah dan perkuliahan. Menurut dia, di jenjang SMA, para siswa masih diatur secara ketat terkait tata tertib sekolah, jam belajar di kelas, hingga kegiatan esktrakurikuler. Namun, di jenjang Perguruan Tinggi nanti, seorang mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dan bertanggungjawab atas perkuliahannya.

“Jadi, kalian yang harus mendisiplinkan diri sendiri, kalau mau santai ya bisa santai, kalau mau rajin bisa rajin. Karena kita nanti memilih sendiri kuliah yang mau diikuti,  mungkin absensi tidak seketat di sekolah, tapi kalian harus bertanggungjawab, jangan sampai ketinggalan materi kuliah. Kalian nanti akan dituntut memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik sehingga bisa aktif berorganisasi, rajin kuliah, serta  meraih nilai bagus dan lulus cepat,” katanya. ()

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *