SMP Al Kautsar Gunakan CBT Untuk Ulangan Harian

SMP Al Kautsar menerapkan ulangan harian berbasis komputer atau computer based test (CBT)  mulai tahun ini. Kepala SMP Al Kautsar Sri Purwaningsih mengatakan hal ini dalam rangka mempersiapkan para siswa akrab dengan tekhnologi sebab tahun ini merupakan perdana bagi SMP Al Kautsar mengikuti ujian nasional berbasis komputer  (UNBK).

“Softwarenya sudah ada, merupakan racangan komunitas IT Indonesia, sudah berbasis PC dan android. Untuk pertama, aplikasi ini akan diterapkan pada ulangan harian diprioritaskan untuk mata pelajaran yang diujian di UN. Ini untuk membiasakan siswa membaca soal dalam layar komputer,” ujar Sri Purwaningsih ditemui, pekan lalu.
Dia menjelaskan, SMP Al Kautsar akan mengikuti kegiatan simulasi  UNBK yang kedua pada 14-15 Februari mendatang, sebelumnya siswa kelas IX ini sudah mengikuti simulasi UNBK yang pertama pada pertengahan November 2017. “Saat simulasi pertama, semua siswa lancar dan tidak ada masalah, program ulangan harian berbasis komputer ini lebih kepada membiasakan siswa karena seterusnya nanti akan mengikuti UNBK,” tuturnya.
Untuk pelaksanaan program ulangan harian CBT ini, pihak sekolah juga sudah melatih 48 guru terkait pembuatan soal-soal ulangan CBT. “Semua guru, dan staf juga sudah dilatih, harapannya ke depan, kegiatan ulangan seluruh mata pelajaran dilaksanakan berbasis komputer,” tuturnya.
Sebagai bentuk persiapan menghadapi UN, pihaknya juga akan melakukan Program Gempita, yaitu gemar, pintar, dan tawakal pada pertengahan Februari nanti. Program ini untuk mendorong siswa menggemari seluruh mata pelajaran UN, jika sudah gemar, maka materi akan lebih mudah masuk dan dipahami.
“Kalau gemar belajar, maka otomatis akan pintar. Nah, kalau sudah belajar, berusaha, berikhtiar, semua hasilnya diserahkan kepada Allah atau tawakal melalui ibadah shalat dan doa. Ini akan membuat siswa tenang dan optimis dalam menjalankan UN nanti,” ujarnya.
Sementara itu, guru IT SMP Al Kautsar, Hendri Heyka yang juga proktor di SMP Al Kautsar mengatakan, seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk UNBK sudah siap semua. Saat ini ada 108 laptop dengan 3 server, serta 1 cadangan. Untuk mengantisipasi mati listrik, pihak sekolah menggunakan UPS yang sudah dimodifikasi sehingga memiliki daya tahan selama 5 jam ketika tidak ada saluran listrik.
“Untuk jaringan lancar, bandwidth 20 mega bps, dengan dedicate 1:1, artinya saluran internet tersebut menjadi hak penuh satu pelanggan, yaitu SMP Al Kautsar, jadi kemungkinan masalah jaringan sangat minimal atau bahkan tidak ada,” ujar Hendri.
FOTO : Guru-guru SMP Al Kautsar mengikuti pelatihan Penerapan CBT pada ulangan harian di SMP Al KAutsar.
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *