Siswa SMP Al Kautsar, Surya Jawaza maju ke Kompetisi Roket Air Nasional 2017 di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong, Tangerang. Kegiatan yang diikuti oleh 124 siswa dari berbagai provinsi ini digelar selama tiga hari mulai 29 September hingga 1 Oktober.
Guru pendamping SMP Al Kautsar, Daryanto mengatakan ada lima siswa yang mewakili Lampung di tingkat nasional, yaitu 2 siswa dari SMPN 10 Bandar Lampung, satu siswa dari SMPN 1 Bandar Lampung, 1 siswa dari SMPN 24 Bandar Lampung, dan satu siswa dari SMP Al Kautsar. “Peserta dibatasi pada usia 12 hingga 16 tahun dan merupakan perwakilan dari daerah yang sudah menang di tingkat regional,” ujar Daryanto, kemarin (4/10).
Dia memaparkan, Surya Jawaza sendiri berhasil meraih juara harapan I pada Kompetisi Roket Air tingkat regional dan masuk 24 besar di tingkat nasional. Pada kompetisi tingkat nasional ini, peserta diminta membuat roket air sesuai bahan dan alat yang disiapkan panitia, yaitu berupa 4 botol PET minuman dosa 1,75 liter, infraboard, stiker nomor, double tip, isloasi, cutter, gunting, penggaris, plastisin, spidol, dan alas potong.
“Peserta bebas berkreasi dalam mendesain roket air dan mendapatkan kesempatan satu kali untuk uji peluncuran sebelum kompetisi dimulai,” ujarnya. Menurut Daryanto, panitia menyiapkan empat peluncur untuk empat peserta. Setiap peserta menentukan sendiri arah, sudut, massa, dan volume air agar tepat menyasar zona tembak yang sudah disiapkan. Tekanan maksimum diperbolehkan 80 Psi, dan sudut maksimal 45 derajat.
Daryanto berharap, Surya Jawaza bisa meraih prestasi terbaik di ajang Kompetisi Roket Air tingkat Nasional yang memperebutkan piala Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pemenang pertama ajang tingkat nasional ini juga akan mewakili Indonesia pada Kompetisi Roket Air tingkat Asia Pasifik yang akan diselenggarkan pada Noveber 2017 di Bengaluru, India. “Ya, semoga Surya nanti bisa meraih prestasi terbaik,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur PP Iptek, M.Syachrial Annas Fasih mengatakan, kompetisi roket air kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Peserta diajak untuk eksplorasi Iptek dengan mengikuti kegiatan lain seperti jelajah sains serta workshop ilmiah Treasure Hun. “Kami berharap peserta menambah wawasan Ipteknya, sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Syachrial Annas.
Dia menjelaskan, kompetisi ini merupakan langkah akhir menuju Kompetisi Internasional yang diselenggarakan Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Bengaluru, India tahun ini. Para peserta berasal dari berbagai provinsi, kota dan kabupaten di Indonesia yaitu Wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Cilegon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Pontianak, Sawahlunto, Banjarmasin, Lampung, dan Makassar.

FOTO : Siswa SMP Al Kautsar, Surya Jawaza saat uji coba peluncuran roket air buatannya di Puspiptek Serpong, Tangerang, sebelum Kompetisi Roket Air Nasional 2017 dimulai.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *