Tim SMA Al Kautsar berhasil meraih juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang digelar oleh Fakultas Tekhnologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP-UGM) 2018, Jumat-Minggu (21-23 September 2018), di FTP UGM, Yogyakarta.

Guru Pembina KIR SMA Al Kautsar, Sujarwo menjelaskan, pelaksanaan lomba KIR pada Ajang Agricultural Technology Inovation Challenge (ATIC) 2018 tersebut melalui tiga tahapan.

Tahap awal pada Oktober 2017 berupa seleksi judul dan latarbelakang penelitian yang diikuti lebih dari 570 makalah karya pelajar se Indonesia. Setelah itu diseleksi lagi menjadi 117 makalah, dan pada 1 Agustus 2018 diumumkan makalah yang masuk 10 besar untuk diundang ke UGM Yogyakarta.

“Alhamdulillah, karya ilmiah yang dibuat tim SMA Al Kautsar berjudul “Pengolahan Limbah Cangkang (Kulit luar) Udang Sebagai Sumber Asam Amino Pembatas untuk Pakan” berhasil meraih juara III,” kata Sujarwo, kemarin (25/09/2018).

Jarwo menjelaskan, pemilihan judul pengolahan limbah udang menjadi sumber protein pakan ternak dilatarbelakangi daerah Lampung sebagai salah satu provinsi penghasil udang bahkan dulu pernah menjadi eksportir udang terbesar di Asia Tenggara.

“Di Lampung, banyak masyarakat yang memiliki tambak udang, selain itu juga ada perusahaan budidaya udang sehingga sangat mudah mendapatkan limbah udang untuk diolah menjadi pakan ternak sebagai salah satu sumber protein,” ujar Jarwo.

Para siswa SMA Al Kautsar yang melakukan penelitian dan penyusunan karya ilmiah ini adalah Annisa, Annisa Tri Cahyati, dan Heliza Dela Cruz. Mereka mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan, serta surat rekomendasi masuk FTP UGM.

Heliza Dela Cruz mengatakan, dia bersama timnya tidak hanya melakukan studi pustaka, tapi juga melakukan penelitian laboratorium sederhana untuk mengolah limbah udang menjadi campuran pakan ternak.

“Kami mengumpulkan limbah udang, mencuci sampai bersih, kemudian menjemurnya selama dua hari sampai benar-benar kering. Setelah itu diblender, kemudian difermentasi selama enam hari,” tutur Heliza.

Menurut dia, proses fermentasi dibutuhkan untuk menurunkan kadar khitin dan meningkatkan kecernaan protein kasar sehingga dapat dicerna secara baik oleh hewan ternak. “Setelah tepung limbah udang ini jadi, bisa dicampur dengan pakan ternak yang lain seperti rumput kering dan onggok,” ujar Heliza.

Kepala SMA Al Kautsar Eko Anzair mengatakan bangga dan sangat mengapresiasi prestasi KIR Tingkat Nasional yang diraih siswa SMA Al Kautsar.  “Lomba KIR yang digelar FTP UGM ini tingkat nasional, diikuti oleh ratusan pelajar se Indonesia, Alhamdulillah siswa-siswa kami berhasil meraih juara III di ajang ini,” tutur Eko. ()


Tim SMA Al Kautsar meraih juara III Lomba KIR Nasional yang digelar FTP UGM,  Minggu (23/09/2018)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *