Siswa Al Kautsar Mulai Efektif Belajar Usai Libur Panjang

Mengawali hari pertama sekolah usai liburan semester, para siswa mengikuti upacara di unit masing-masing, SD, SMP dan SMA Al Kautsar, Senin (8/1/2018). Kepala SMP Al Kautsar Sri Purwaningsih memberikan motivasi kepada para siswa untuk  semakin rajin belajar, menaati peraturan sekolah, serta semakin meningkatkan prestasi di semester berikutnya.

“Di semester ini, Ibu harapkan kalian semua semakin ditingkatkan lagi prestasinya, baik itu prestasi di kelas, sekolah, ataupun prestasi di luar melalui lomba-lomba tingkat kota, provinsi, nasional, bahkan internasional. Hari ini lebih baik dari hari kemarin, besok harus lebih baik dari hari ini, “ ujar Sri Purwaningsih.
Dalam kegiatan upacara bendera tersebut juga diumumkan siswa-siswa yang meraih peringkat 5 besar  dari kelas 7 hingga kelas 9. Khusus untuk kelas unggul, nama siswa yang diumumkan hingga peringkat 15.  “Untuk siswa kelas unggul ini, yang mendapat rangking I—5 mendapatkan beasiswa berupa bebas dari bayaran SPP, untuk peringkat 6—10 mendapat potongan 50% SPP, dan peringkat 11—15 dapat potongan 30% SPP,” katanya. Sri Purwaningsih menjelaskan, program beasiswa ini merupakan program sekolah dan yayasan untuk mengapresiasi para siswa pintar dan berprestasi.
Sementara itu,  di unit SD juga sudah melakukan pembelajaran efektif.  Usai mengikuti pembelajaran di kelas, ada siswa yang main di lapangan bermain futsal dan basket. “Kalau untuk guru-guru, setelah belajar di kelas, juga ada yang ikut rapat persiapan Milad Al Kautsar pada 16 Januari 2018,” ujar Yus Indra.
Sementara itu, mengisi liburan semester kemarin, puluhan siswa kelas Plus mengasah kemampuan bahasa Inggris di Kampung Bahasa Pare, Kediri, Jawa Timur selama tiga minggu. Kepala Pusdikba Alkautsar Taufik Hidayat mengatakan kegiatan ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan Pusdikba selama beberapa tahun ini.  “Pengasahan kemampuan percakapan dan penulisan bahasa Inggris memang difokuskan kepada siswa, terutama siswa kelas plus karena Bahasa Inggris menjadi nilai tambah di kelas tersebut,” kata Taufik.
Selain mewajibkan memakai bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, beberapa lembaga kursus di Pare juga mewajibkan penulisan diary menggunakan bahasa Inggris yang kemudian akan dinilai oleh tutor.
Sistim pembelajaran di Kampung Bahasa Inggris berupa sistim kelas yang terdiri dari 10—30 orang perkelas, dan siswa dari Alkautsar bergabung dengan peserta lain yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
FOTO : Siswa SD Al Kautsar sedang mengikuti kegiatan olahraga di lapangan Al Kautsar, Selasa (9/1/2018).
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *