SD Al Kautsar Studi Wisata ke Sains Galery Trans Studio

Sebanyak 220 siswa SD Al Kautsar mengikuti wisata pendidikan ke beberapa tempat di Jakarta dan Bandung. Studi wisata ini dilaksanakan selama lima hari, 15 -19 Desember 2017.
Kepala SD Al Kautsar Yus Indra mengatakan studi wisata ini sudah menjadi program rutin sekolah untuk mengisi liburan dengan kegiatan positif. Melalui studi wisata, siswa tidak hanya berlibur bersama menambah keakraban antar teman, tapi juga meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentan sains, iptek, sejarah, serta ragam budaya nusantara.

“Ada lima bus yang diberangkatkan dari Bandar Lampung, 220 siswa ini didampingi oleh para guru dan beberapa orangtua yang bersedia ikut. Kunjungan dilakukan ke beberapa tempat yaitu Pusat Peragaan Iptek dan Kota tua di Jakarta, kemudian ke Tangkuban Perahu, Museum Geologi, Sains Galery Trans Studio dan Floating Market dan Farm House di Bandung,” ujar Yus Indra.
Di PP Iptek, siswa memainkan peragaan sainsi yang menghibur dan kreatif. Melalui peragaan ini para siswa dipancing untuk berpikir tentang apa, mengapa dan bagaimana Iptek digali agar bermanfaat bagi manusia. Kunjungan selanjutnya ke Kota Tua, disini para siswa dapat melihat bangunan-bangunan zaman Belanda, ada museum Fatahillah, Bank Indonesia, serta gedung-gedung tua yang diisi oleh kafe.
Di Museum Geologi, para siswa juga menambah ilmu dan pengetahuan tentang unsur-unsur dan kandungan bumi, seperti fosil, batuan, dan mineral. Sedangkan di Sains Galery Trans Studio, siswa-siswa Al Kautsar melakukan berbagai eksperimen di bidang kimia, biologi, matematika, dan fisika.
Untuk bidang biologi, siswa mendapat pengetahuan tentang komposisi tulang, serta berbagai macan suara. Di zona matematika belajar tentang pendulum dan kurva serta permainan yang mengasah otak. Di zona fisika, siswa menyaksikan harpa tak berdawai yang dapat menghasilkan musik yang indah. Di zona ilmu bumi, terdapat simulasi pergerakan bumi dan bagaimana proses terjadinya angin tornado.
“Saya berharap studi wisata ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa, ini juga sebagai bentuk pembelajaran di lapangan, kalau selama ini sudah belajar dalam kelas, maka di hari liburan mereka belajar sambil bermain ke tempat-tempat wisata edukasi,” tuturnya.
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *