Masjid Kampus Al Kautsar Mulai Dibangun

Perguruan Al Kautsar akan membangun Masjid Kampus Al Kautsar seluas 45×45 meter persegi. Peletakan batu pertama dilakukan Senin ( 16/1), di lahan outbond yang menjadi lokasi pembangunan masjid. Peletakkan batu pertama ini dihadiri oleh para pembina, pengawas, dan pengurus yayasa Al Kautsar, serta para kepala unit dan lembaga Perguruan Al Kautsar. Juga hadir Kepala Kantor Kemenag Bandar Lampung Seraden Nihan, perwakilan pemerintah provinsi Lampung, Disdikbud Kota Bandar Lampung, dan kepolisian Polda Lampung.
Dalam sambutannya, pembina Yayasan Al Kautsar Fauzi Shaleh mengatakan Masjid Kampus Al Kautsar harus segera dibangun karena saat ini kegiatan keagamaan siswa-siswa Al Kautsar sudah sangat padat. “Jadi masjid ini nanti tidak hanya digunakan oleh para siswa, guru dan karyawan Al Kautsar untuk salat berjamaah, tapi juga untuk mengoptimalkan kegiatan-kegiatan keagamaan,” kata Fauzi Shaleh.
Dengan adanya masjid dalam lingkungan sekolah tersebut, pelaksanaan kegiatan keagamaan lebih intensif, termasuk pengawasan terhadap para siswa yang tengah melaksanakan ibadah rutin. “Selain efektif juga lebih efesien karena tidak perlu jauh-jauh keluar linkungan sekolah,” tuturnya.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Kampus Al Kautsar Prayitno menjelaskan Masjid Kampus Al Kautsar ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun. Dana yang dibutuhkan di luar bangunan menara sekitar Rp8 miliar.  “Anggaran utamanya dari pihak yayasan Al Kautsar, tapi tidak menutup diri bagi pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan dalam pembangunan majid kampus Al Kautsar ini,” katanya.
Dia memaparkan, Masjid dibangun satu lantai seluas 45×45 meter persegi dengan luas bangunan induk 25×25 meter persegi yang dapat menampung 800 jamaah. Lalu, bangunan sisi samping (selasar) Utara, Selatan dan Timur masjid seluas 425 meter persegi dapat menampung 600 jamaah. Bagian atas masjid yang di dak dan dikeramik juga dapat digunakan sebagai cadangan menampung 600 jamaah saat membludak. “Masjid Kampus Al kautsar ini juga memiliki taman dan ruang hijau sehingga nyaman, sejuk dan asri,” kata Prayitno.
Pada hari yang sama juga digelar resepsi Milad ke-25 Kampus Al Kautsar. Acara resepsi dibuka oleh Ketua Yayasan Wagiso. Wagiso menjelaskan tentang sejarah berdirinya lembaga pendidikan terpadu bervisi Unggul, Islami dan Global tersebut. Menurutnya sejak berdiri pada 16 Januari 1992, kini Perguruan Al Kautsar telah menjadi salah satu pilihan sekolah Islam unggulan di Lampung. Untuk itu, dia mengimbau seluruh guru, karyawan dan siswa bersama-sama mempertahankan prestasi dan reputasi tersebut.
“Alhmdulilllah, kini Al Kautsar telah menjadi sekolah Islam favorit yang menjadi pilihan warga Lampung, hingga luar Lampung seperti Palembang, Bengkulu, dan Jambi,” katanya.
Sebelumnya, sebagai rangkaian memeriahkan Milad Al Kautsar  ke-25, Sabtu (14/1), digelar Seminar Pendidikan  dengan menghadirkan nara sumber Konsultan Pendidikan  Dr. Sukro Muhab yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ketua Panitia Seminar Nasional Eko Anzair menjelaskan, seminar pendidikan mengangkat tema Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan Karakter dalam Membangun Generasi Kreatif, Inovatif, dan Berakhlak Mulia. “Seminar ini diikuti oleh 191 guru mulai dari TK, SD, SMP dan SMA,” kata Eko.
Selanjutnya, pada Minggu (15/1) diselenggarakan jalan sehat yang diikuti oleh 6.000 peserta terdiri dari siswa, orangtua siswa, guru, karyawan beserta keluarga. Ketua Panitia Jalan Sehat Yus Indra mengatakan jalan sehat ini menjadi ajang silaturahmi antara siswa dan wali murid dengan guru serta karyawan Al Kautsar.
Pihak panitia menyediakan door prize berupa sepeda motor, kulkas, mesin cuci, dispenser, setrika, mixer, serta hadiah lainnya. “Door prize motor diraih oleh siswa SMA atas nama Dharma kelas XII IPA 4, hadiah mesin cuci juga diraihkan oleh siswa SMA bernama Rama Desma kelas XII IPA I, dan kulkas diraih oleh guru SMA Datu Noplanol,” ujar Yus Indra.
FOTO : Pembina Yayasan Al Kautsar Fauzi Shaleh memberikan sambutan saat acara peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Kampus Al Kautsar, di lahan outbond Al Kautsat, Senin (16/1).
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *