Nama besar Al Kautsar tidak muncul begitu saja. Berbagai prestasi yang mengantarkan Al Kautsar menjadi Sekolah Islam Unggulan di Provinsi Lampung hingga luar Lampung merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan Al Kautsar dan para guru.

Sebagai bentuk syukur atas prestasi yang sudah dicapai hingga saat ini, Perguruan Al Kautsar upacara dan  syukuran sederhana untuk memperingati Milad ke-26, Selasa (16/1/2018).  Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso mengatakan peringatan kelahiran atau berdirinya Perguruan Al Kautsar ini adalah untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pendiri Al Kautsar dan mengingatkan kembali filosofi serta tujuan didirikannya Sekolah Al Kautsar.
 “Al Kautsar bisa besar seperti sekarang ini tidak bisa dilepaskan dari perjuangan dan pengorbanan para pendirinya dulu,” ujar Wagiso saat menyampaikan pidato dalam upacara bendera di Plaza Al Kautsar.
Dia memaparkan, Al Kautsar ini lahir dari ide para anggota pengajian Al Amal Bandar Lampung yang dipimpin oleh Bapak Syamsudin Tohir, Kakanwil Departemen Agama Provinsi Lampung kala itu. Ide untuk mendirikan sekolah umum unggul bernafas Islam ini mendapat dukungan dari Bapak Poedjono, Gubernur Lampung kala itu, dan Ibu Sri Mulyati Poedjono. Maka, pada 16 Januari 1992 berdirilah sekolah Al Kautsar.
“Untuk itu saya mengajak semuanya, para pengurus yayasan, karyawan, dan para guru , keluarga besar Al Kautsar untuk meneruskan perjuangan para pendiri Al Kautsar ini agar Al Kautsar ini terus maju, dan semakin berprestasi. Kalau tidak bisa menyumbang harta, kita sumbangkanlah tenaga dan pikiran kita untuk mewujudkan visi  Al Kautsar yang Unggul, Islami dan Global,” tuturnya.
Wagiso juga mengapresiasi prestasi-prestasi siswa yang sudah mengharumkan dan membesarkan nama Al Kautsar tidak hanya di tingkat Provinsi Lampung, tapi juga di nasional hingga internasional. Wagiso memaparkan beberapa prestasi yang diraih di 2017 yaitu Juara I Lomba Sekolah Sehat UKS Tingkat Nasional yang diraih oleh SD Al Kautsar,  dan Tim LCT PAI SMP Al Kautsar mewakili Lampung di LCT Tingkat Nasional di Medan.
Sedangkan di tingkat dunia,  Fadly Muhammad berhasil meraih medali perunggu International Earth Science Olimpiade (IESO) di Perancis, lalu  Fathiya menjadi salah satu peserta ajang Indonesian Youth Leadhership Program ke Amerika Serikat, dan M Hafidhz yang berhasil menjadi Duta Pemuda Indonesia di New Zealand. “Semoga ke depan prestasi-prestasi minimal dapat dipertahankan, kalau bisa lebih ditingkatkan lagi,” kata Wagiso.
Usai upacara bendera yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan dan para pengurus Yayasan Al Kautsar, dilanjutkan dengan kunjungan ke unit TK, SD, SMP dan SMA untuk pemotongan tumpeng.
Sementara itu, Pengawas Yayasan Al Kautsar, Abdul Kabir mengatakan dengan mensyukuri nikmat yang sudah diraih oleh Al Kautsar saat ini, semoga Allah menambah dengan nikmat yang lebih besar ke depannya. “Setiap saya keluar, di rapat-rapat Pemda, Al Kautsar selalu disebut sebagai sekolah nomor 1 di Lampung, saya ikut bangga, nama Al Kautsar itu sudah besar di masyarakat. Ini harus kita jaga terus, ini tantangan buat kita bersama untuk terus bekerja keras meningkatkan prestasi,” ujarnya.
FOTO : Ketua Yayasan Al Kautsar memotong tumpeng sebagai tanda syukur atas Milad Al Kautsar ke-26. Perayaan Milad Al Kautsar ini dilaksanakan di sekolah setempat, Selasa (16/1/2018)
Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *