Dari 5 medali perunggu OSN Tingkat Nasional yang berhasil diraih pelajar Lampung,  tiga diantaranya disumbangkan oleh siswa SMA Al Kautsar.

Tiga siswa SMA Al Kautsar tersebut adalah M. Taufiqqurrahman meraih medali perunggu untuk bidang Kebumian, Afif Syaifullah Fattah meraih perunggu bidang Komputer, M. Sulthan Hafiz meraih perunggu bidang Astronomi.

Sedangkan dua lainnya dari SMAN 1 Metro  dan SMAN 2 Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini karena siswa SMA Al Kautsar berhasil meraih tiga medali perunggu dari lima medali perunggu yang diperoleh Lampung. Persaingan di OSN Tingkat Nasional di Manado sangat ketat ya,  jadi kami sangat bersyukur atas prestasi siswa-siswa kami ini, ” ujar Eko,  Senin (8/7/2019).

Kenurut Eko,  ada lima siswa SMA Al Kautsar yang berkompetisi di OSN Manado selama 30 Juni hingga 6 Juli.

Mereka adalah Afif Syaifullah Fattah (komputer),  Muhammad Sultan Hafiz (Astronomi),  Aulia Rahman (kebumian),  M Taufiqqurrahman (kebumian),  dan Aziza Regina Kinasih Ismunanto (geografi).

“Tiga diantara siswa kami ini, berhasil meraih medali perunggu. Saat ini mereka naik kelas XI,  jadi di OSN 2020 nanti,  kami harapkan perolehan medali bisa meningkat, ” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Guru Pembina Olimpiade SMA Al Kautsar,  Guntur mengatakan perolehan medali ini cukup memuaskan dan sesuai dengan target.

“Ini sesuai dengan target kami,  dari 9 siswa yang ikut OSN tingkat provinsi,  5 orang lolos ke OSN tingkat nasional, dan dari 5 siswa yang berkompetisi di OSN nasional,  3 diantaranya berhasil memboyong medali, ” tuturnya.

Guntur mengatakan,  pihak sekolah melakukan pembinaan intensif kepada lima siswa yg maju ke OSN. Selain pelatihan dan pembinaan di sekolah dengan mendatangkan alumni Al Kautsar yang pernah meraih medali nasional,  pihak sekolah juga bekerjasama dengan lembaga pelatihan olimpiade di Bandung dan Bogor.

Sebelumnya, Muhammad Sultan Hafiz mengatakan, selain mengikuti pelatihan dari sekolah, di juga memperdalam pengetahuan ilmu astronomi dengan membeli buku Olimpiade Astronomi yang diterbitkan oleh tim olimpiade astronomi Indonesia.

“Saya juga sering ikut try out online di internet. Kalau untuk persiapan mental,  saya berprinsip tidak perlu melihat seberapa hebatnya orang,  yang penting saya mengerjakan semua soal secara maksimal,  dan percaya dengan kemampuan kita, ” ujar Sultan.  ()

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *