Selama bulan Ramadhan, para siswa SMP Al Kautsar memulai pagi dengan membaca Alquran dan Asmaul Husna.

Kepala SMP Al Kautsar,  Rudiyanto mengatakan selama bulan Ramadhan, pembelajaran diawali dengan tadarus dan membaca asmaul husna.

“Ini untuk meningkatkan ibadah dan nilai religius siswa selama Ramadhan,” kata Rudi,  Kamis (16/05/2019).

Selain itu,  lanjutnya,   juga dilakukan pengurangan jam belajar dari 40 menit per jam pelajaran menjadi 30 menit per jam pelajaran.

Menurut dia,  pengurangan jam belajar ini tidak mengurangi jam belajar efektif karena sudah ditambah di bulan lain.

“Jadi,  jam belajar selama setahun itu sudah diatur dan sudah dibuat kalender akademiknya sehingga pengurangan jam bajar di bulan Ramadhan tidak mengurangi jam belajar efektif, ” tuturnya.

Rudiyanto menambahkan,  selain rutinitas belajar yang dipenuhi suasana religius, pada tanggal 8-10 Mei kemarin juga dilaksanakan pesantren kilat yang diikuti oleh 290 siswa kelas XIII dan IX.

Ketua Pelaksana Sanlat, Rintha Wisangsari mengatakan pesantren kilat ramadhan bekerjasama dengan ustad dari pondok pesantren di Bandar Lampung untuk menjadi tutor.

Dia menjelaskan, Sanlat bertujuan menanamkan nilai-nilai Islam dan akhlakul karimah kepada siswa.

“Melalui Sanlat ini,  diharapkan siswa memiliki pondasi nilai-nilai Islam yang kuat sehingga tertanam menjadi sikap dan prilaku yang baik,” ujar Rintha.

Beberapa materi yang disampaikan selama Sanlat adalah Iman kepada  kitab-kitab Allah,  Iman kepada Rasul Allah,  puasa,  zakat, shalat,  akhlak terpuji, adab dalam pergaulan Islam,  zikir dan doa, serta hukum Alif, Lam dan Ro. ()

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *