Siswa SMA Al Kautsar  Fadly Muhammad Aulia berhasil masuk Timnas Olimpiade Internasional untuk bidang kebumian. Fadly bersama tiga siswa lainnya yaitu Fransiskus Litani Santoso (SMA Kristen Ketapang, Jakarta), Rizky Andika ( SMAN 2 Depok, Jawa Barat), dan Alse Nabila (SMA Kesatuan Bangsa, Yogyakarta) mewakili Indonesia untuk berlaga di Olimpiade Internasional yang akan digelar di Perancis pada 22 Agustus mendatang.

Fadly mengatakan menjelang olimpiade internasional tersebut, dia memperkuat mental dengan meningkatkan ibadah apalagi menjelang ramadhan.
“Ya tentunya semakin giat belajar dan berlatih soal, tapi yang paling penting adalah meningkatkan ibadah, berdoa, shalat dhuha, apalagi ini kan sudah mau masuk bulan Ramadhan,” ujar Fadly.
Menurut Fadly untuk mencapai posisi yang sekarang, dia sudah melewati beberapa tahapan seleksi yaitu Pelatnas Tahap I di Yogyakarta pada 25 September-23 Oktober lalu. Di tahap ini 30 siswa yang merupakan peraih medali emas, perak dan perunggu di OSN 2016 dipertemukan. Peserta dikarantina dan dibimbing oleh pelatih olimpiade nasional. Usai mendapatkan pendalaman materi dan latihan soal, setiap minggu peserta harus mengikuti tes komprehensif untuk setiap bidang. “Untuk bidang kebumian sendiri, seperti saya harus ikut tes astronomi, geologi, meteorologi, dan aseanografi. Tesnya itu ada dalam bentuk pilihan ganda, essay, praktek, dan lapangan,” kata Fadly.
Dari Pelatnas I ini diambil 15 orang untuk diseleksi lagi di Pelatnas Tahap II. Fadly dinyatakan lolos dan kembali mengikuti karantina di  Yogyakarta pada 25 Februari-19 Maret.
Di tahap II ini, Fadly kembali lolos dan menyisihkan para jawara olimpiade dari provinsi lain. Pada Pelatnas Tahap III diambil 9 siswa termasuk Fadly untuk mengikuti seleksi di Bandung selama 19 April-13 Mei. “Alhamdulillah setelah seleksi tahap akhir ini, saya dinyatakan lolos bersama tiga siswa lainnya untuk mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Dunia yang akan digelar di Perancis pada 22 Agustus mendatang,” tutur Fadly.
Pembina Olinpiade Kebumian SMA Al Kautsar Mesiyanto mengatakan sangat senang dan bangga dengan prestasi yang berhasil diraih Fadly. “Senang, bangga, bersyukur. Kami optimis nanti Fadly bisa menyumbang medali untuk Indonesia,” kata Mesiyanto yang juga Waka Kurikulum SMA Al Kautsar.
Menurutnya, untuk persiapan teknis dan materi sudah menjadi tanggungjawab tim nasional pemerintah pusat, pihak sekolah tinggal memberikan dukungan sepenuhnya.
Namun, dia berpesan kepada Fadly untuk menjaga kesehatab fisik serta menyiapkan mental untuk bertanding dengan siswa-siswa dari berbagai negara. “Fisik dan mental itu harus dipersiapkan sebab pertandingan tingkat internasional itu beda dengan nasional. Dan yang paling penting perkuat ibadah, perbanyak doa, sebab setelah berusaha maksimal, manusia harus bertawakkal menyerahkan segala hasilnya kepada Allah,” tutur Mesiyanto.

 

FOTO: Siswa SMA Al Kautsar, Muhammad Fadly Aulia masuk timnas olimpiade internasional mewakili Indonesia di Perancis pada 22 Agustus mendatang.

Guru pembina olimpiade kebumian SMA Al Kautsar Mesiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *