Empat siswa SMA Al Kautsar mewakili provinsi Lampung di Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan digelar di Pekanbaru pada 2—8 Juli mendatang. Kepala SMA Al Kautsar, Eko Anzair mengatakan sangat bersyukur atas lolosnya empat siswa Al Kautsar di OSN tingkat provinsi dan otomatis mewakili Lampung di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kami optimis mereka nanti bisa mendapatkan medali untuk Lampung, tahun lalu hanya siswa Al Kautsar yang menyumbang medali untuk Lampung yaitu medali perunggu di bidang kebumian. Semoga tahun ini, siswa Al Kautsar bisa membawa pulang lebih banyak medali,” kata Eko saat dihubungi, kemarin (24/5).
Eko memaparkan, empat siswa SMA Al Kautsar yang mewakili Lampung di even bergengsi tingkat nasional ini yaitu  Tito Porwanto  (bidang Astronomi), Faiza Nur Azelia  (bidang Ekonomi),  M. Hafizh Ghifari Azizi  (bidang Kebumian) dan Azri Al Vaizar Aqmar (bidang Geografi).  Menurutnya, pihak sekolah bersama pemerintah provinsi terus berkoordinasi untuk proses pelatihan, pembimbingan serta karantina bagi para siswa yang maju ke tingkat nasional ini.

Sedangkan di internal sekolah sendiri, lanjut Eko, pihaknya juga memberikan latihan intensif dengan meminta bantuan kakak kelas dan alumni  yang sebelumnya yang sudah pernah meraih medali di ajang OSN tingkat nasional. “Para siswa ini akan kami privatkan juga melalui kerjasama dengan lembaga pelatihan olimpiade di luar provinsi,” katanya. Eko juga mengucapkan terimakasih kepada MKKS SMA Kota Bandar Lampung, Disdikbud Provinsi Lampung, serta para dewan guru pembina OSN, dan dukungan dari pengurus yayasan.
Melajunya empat siswa di ajang OSN nasional ini melengkapi prestasi SMA Al Kautsar dibidang Sains. Seminggu yang lalu, SMA Al Kautsar baru saja menerima kabar gembira atas kelolosan Fadly Muhammad Aulia ke Olimpiade Sainst Internasional yang digelar di Perancis pada 22 Agutus mendatang. Fadly Muhammad Aulia yang meraih medali perunggu di OSN Palembang tahun lalu mewakili Indonesia untuk bidang Kebumian.
Fadly mengatakan menjelang olimpiade internasional tersebut, dia memperkuat mental dengan meningkatkan ibadah apalagi menjelang ramadhan.  “Ya tentunya semakin giat belajar dan berlatih soal, tapi yang paling penting adalah meningkatkan ibadah, berdoa, shalat dhuha, apalagi ini kan sudah mau masuk bulan Ramadhan,” ujar Fadly.
Menurut Fadly untuk mencapai posisi yang sekarang, dia sudah melewati beberapa tahapan seleksi yaitu Pelatnas Tahap I di Yogyakarta pada 25 September-23 Oktober, lalu Pelatnas Tahap II  di  Yogyakarta pada 25 Februari-19 Maret, dan Pelatnas Tahap III di Bandung pada 19 April-13 Mei.  “Alhamdulillah setelah seleksi tahap akhir ini, saya dinyatakan lolos bersama tiga siswa dari provinsi lain mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Dunia yang akan digelar di Perancis pada 22 Agustus mendatang,” tutur Fadly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *