Peserta jalur kelas Plus SMA Al Kautsar harus mengikuti seleksi yang cukup ketat. Selain persyarakatan nilai rata-rata enam mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa Inggris minimal 7,50, para peserta juga harus mengikuti tes tertulis untuk enam mata pelajaran tersebut.
Sedangkan untuk tes tertulis kelas Plus SMP Al Kautsar hanya mengujikan lima mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama Islam, IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa Indonesia.

“Hari ini pendaftaran sudah ditutup, dan tes tertulis jalur kelas Plus baik SMP maupun SMA dilaksanakan Minggu, 2 April,” kata Kabid Pendidikan Yayasan Al Kautsar, Mariana saat diwawancara kemarin (31/3). Dia mengatakan, jumlah pendaftar untuk jalur kelas Plus SMA sebanyak 187 dengan kuota yang akan diambil 32 siswa, sedangkan pendaftar kelas Plus SMP sebanyak 96 orang dengan kuota 30 siswa.
Menurut Mariana, pada yang sama langsung dilakukan tes wawancara dengan para peserta. Wawancara tersebut untuk menggali pemahaman keagamaan, kemampuan bahasa Inggris, minat, bakat dan potensi lainnya yang dimiliki oleh masing-masing peserta. “Pengumuman kelulusan akan dilakukan Selasa, 4 April,” katanya.
Kepala SMP Al Kautsar Sri Purwaningsih mengatakan beberapa fasilitas untuk kelas Plus, yaitu jumlah siswa dalam satu kelas 32 orang, penambahan program penggemar mata pelajaran (matematika, IPA, IPS, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia). Juga dilengkapi dengan laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium pendidikan teknologi dasar, perpustakaan, hotspot, out door study, dan program motivasi belajar.
Sementara, Kepala SMA Al Kautsar Eko Anzair memaparkan program-program unggulan di SMA Al Kautsar yaitu pesantren kilat yang dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari siswa. Lalu, ada program orientasi disiplin siswa (ODS) dan orientasi prestasi siswa (OPS), juga ada wisata ilmiah yang bertujuan mengenalkan siswa dengan berbagai perguruan tinggi favorit di Jawa. Selanjutnya home stay yang bertujuan mengenalkan siswa dengan kehidupan masyarakat pra sejahtera untuk menumbuhkan jiwa sosial dan empati. Program gema suara hari (GSH) merupakan salah satu kegiatan pelatihan spiritual, serta program peningkatan prestasi akademik untuk kelas XII sebagai persiapan menghadapi ujian nasional dan SNMPTN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *